Wajar Jika Patok Harga Tinggi untuk Naby Keita

Naby Keita menjadi salah satu properti terpanas pada bursa transfer tahun ini, dengan Liverpool yang dipercaya sebagai peminat beratnya. AS Monaco sendiri dipercaya mematok harga yang cukup tinggi untuk sosok berusia 22 tahun tersebut, namun legenda liverpool, Dietmar Hamman memaklumi hal tersebut.

Wajar Jika Patok Harga Tinggi untuk Naby Keita

Seperti diketahui, Naby Keita merupakan salah seorang penggawa penting AS Monaco selama mengarungi kampanye musim 2016/17 kemarin. Dia turut bersumbangsih atas keberhasilan klub Kerajaan memenangkan trofi Ligue 1 Pracis untuk pertama kali sejak tahun 2000 silam.

Nah, performa Impressif tersebut membuat raksasa Premier League, Liverpool, tertarik untuk memboyong NAby Keita pada kesempatan bursa transfer musim panas tahun ini, namun sayangnya, proses kepindahannya menuju Anfield masih tersandung negosiasi yang pelik, karena pihak AS Monaco sendiri membanderol pemainya itu dengan kocek 70 Juta Poundsterling.

Angka tersebut memang sangat tinggi, apalagi Liverpool baru saja mendaratkan Mohamed salah dari AS Roma dengan kocelk yang sangat tinggi. Akan tetapi, menurut legenda The reds, Dietmar Hamman, adalah hal yang wajar jika Keita Dibanderol dengan angka yang tinggi, mengingat kualitas yang dimiliki pemain berusia 22 tahun tersebut.

“ia [Keita] adalah pemain yang sangat berkelas, Dia bisa menghubungkan tim dengan sangat baik. Dia bisa bermain sebagai gelandang bertahan dan ia juga bisa bermain agak ke depan, yang menurut saya itu adalah posisi terbaiknya.”

“Musim lalu ia mencetak gol dan juga menciptakan peluang, namun saya pikir ia bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya jika ada gelandang bagus yang bermain disandingnya. Dia bisa menyatukan lini tengah dengan lini serang dengan sangat bagus semenjak ia datang dari Salzburg musim lalu.”

“Dia adalah pemain yang sangat bagus. Apakah 70 Juta Pounds terlalu mahal? Jika ini adalah nilai pasar, maka saya pikir kita harus menjauhi orang-orang yang mengatakan dia tidak pantas dihargai semahal itu. Saya pikir seperti itulah bursa transfer saat ini.” Demikian ujar Hamann kepada Sky Sports.