Tidak Digubris FIFA, La Nyalla Mahmud Minta Maaf

Category: Berita Bola 19

Ketum PSSI yang baru, La Nyalla Mahmud Mattalitti melalui surat terbukanya menyampaikan permohonan maaf kepada Masyarakat Indonesia secara keseluruhan karena FIFA tidak menggubris permintaan PSSI untuk kelonggaran ancaman sanksi menyusul surat pembekuan yang tak kunjung dicabut. Seperti yang dilansir oleh Goal Indonesia, berikut adalah surat terbuka dari La Nyalla mahmud Mattalitti,

Tidak Digubris FIFA, Ketum PSSI Minta Maaf | Berita Bola Terupdate

Bismilahirrohmannirrohim
Assalamu’alaikum Wr Wb

Kepada yth,

Seluruh rakyat Indonesia,
Khususnya pecinta dan keluarga besar sepakbola Indonesia

Melalui pesan singkat ini, saya sampaikan update informasi dari arena kongres FIFA bahwa posisi FIFA tetap pada keputusan mereka yang telah disampaikan melalui suratnya kepada PSSI, bahwa FIFA akan menjatuhkan sanksi suspension terhadap sepakbola Indonesia selama Menpora tidak mencabut SK nomor 01307 tahun 2015 tentang Sanksi Administratif terhadap PSSI.

Saya memohon maaf kepada seluruh pecinta dan keluarga besar sepakbola Indonesia bahwa upaya dan usaha PSSI agar Menpora mencabut SK tersebut belum berhasil sampai hari ini. Meskipun kita semua mengetahui bahwa telah banyak pihak, mulai dari Wakil Presiden, DPR dan DPD RI, Ketua Umum KONI dan KOI, juga PWI, tokoh masyarakat hingga istri para pemain sepakbola dan masyarakat luas, menyuarakan hal yang sama; yakni meminta Menpora mencabut SK pembekuan PSSI demi menghindarkan Indonesia dari sanksi FIFA. Namun Menpora masih bersikukuh dengan sikapnya. Sehingga penjatuhan sanksi FIFA semakin menjadi keniscayaan seiring batas waktu yang diberikan FIFA hingga tanggal 29 Mei 2015.

Sekali lagi, atas nama PSSI, saya memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya para pecinta dan keluarga besar sepakbola Indonesia, terutama pemain, pelatih, wasit dan suporter serta pelaku industri sepakbola. Masa depan sepakbola Indonesia kini diujung tanduk.

Timnas akan berhenti. Ratusan pemain timnas, dari tim senior, U23, U19, U16 dan U14 wanita, yang siap menyongsong even internasional di tahun 2015 ini terpaksa harus kecewa.

Ribuan suporter pendukung Timnas tak akan bisa lagi memberi semangat tim Garuda yang merumput demi nama Indonesia.

Denyut nadi sepakbola yang memompa dinamika sosial dan ekonomi akan berhenti. Dan yang tak kalah penting, olahraga pemersatu dan perekat bangsa ini akan mati suri.

Semoga sisa waktu dua hari yang kita miliki mampu dimanfaatkan oleh Menpora untuk mengambil keputusan terbaik bagi bangsa Indonesia dengan mencabut SK tersebut.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

La Nyalla M. Mattalitti
Presiden PSSI

Related Articles