Roy Hodgson Jadi Alasan Carlos Tinggalkan Inter Milan

Salah seorang legenda brazil, Roberto Carlos, Mengungkapkan alasan utama dibalik keputusannya meninggalkan Inter Milan setelah hanya dua musim membela klub Italia tersebut. Padahal, saat itu Kualitas Carlos sebagai seorang wingback sangat mumpuni.

Roy Hodgson Jadi Alasan Carlos Tinggalkan Inter Milan

Sebagaimana diketahui, Roberto Carlos dikenal sebagai salah satu wingback ternama di masanya. Dia tidak hanya mampu bermain gemilang sebagai pemain bertahan, tapi kerap menciptakan gol-gol berkualitas, termasuk salah satunya saat mencetak gol tendangan bebas spektakuler ke gawang Prancis, yang kemudian dikenang sebagai salah satu gol free kick terbaik sepanjang masa.

Berbicara soal rekam jejak karir ROberto Carlos, Legenda Brazil ini memang sempat membela sejumlah raksasa eropa, termasuk diantaranya Inter milan. Akan tetapi, karirnya bersama dengan raksasa Serie A italia tersebut terbilang cukup singkat. Dan setelah sekian lama tidak terungkap, akhirnya Carlos mengungkapkan penyebab utama keputusannya meninggalkan La Beneamata.

Dikatakan bahwa kehadiran manajer Roy Hodgson ketika itu adalah sebab utama dirinya meningglkan Nerazzurri. sang manajer asal Inggris memainkan Carlos sebagai seorang gelandang, posisi yang tidak biasa dia mainkan. Karena merasa kurang cocok dengna sang manajer, akhirya Carlos memutuskan hengkang pada bursa transfer musim panas berikutnya, dan merapat ke Real Madrid.

Carlos tak ragu mengkritik gaya kepelatihan Hodgson, bahkan menyebut sang manajer sebagai sosok manajer tak berkualitas. Dia juga membandingkan kualitas Hodgson dengan pelatihnya di Real Madrid, Fabio Capello.

“Kehadiran Hodgson di Inter telah menghancurkan saya, Ia memainkan saya sebagai gelandang dan saya harus mempertimbangkan bahwa ada kemungkinan hal ini bisa merusak karier saya di tim nasional. Ini bukan karena saya tak punya hubungan baik dengan Hodgson. Hanya saja, Hodgson tak terlalu paham tentang sepakbola.” .

“Fabio Capello jelas berbeda – sangat berbeda – dan ketika saya pindah ke Real Madrid, saya melakukan hal itu karena dirinya. Ia adalah pelatih paling penting yang ada dalam hidup saya,” ungkap Carlos pada PlanetFootball.