Presiden Napoli Sarankan FIFA Lakukan Perubahan Pada Sepakbola

Category: Berita Bola 5

Sebuah gagasan yang cukup berani disampaikan Presiden klub Italia Napoli, Aurelio De Laurentiis baru-baru ini. Dia menyarankan agar Asosiasi Sepakbola dunia FIFA sebaiknya melakukan perubahan besar-besaran pada format sepakbola itu sendiri supaya bisa terlihat lebih menarik lagi, terutama di hadapan anak-anak masa kini yang semakin meninggalkan olahraga kulit bundar.

Presiden Napoli Sarankan FIFA Lakukan Perubahan Pada Sepakbola

Sebenarnya, ada cukup banyak perubahan pada sepakbola sejauh ini, dari format hingga teknologi yang diterapkan. Sebut saja Liga Champions Eropa yang sejak tahun 2003 silam formatnya berubah menjadi 32 peserta fase penyisihan group, kemudian Piala Euro atau Piala eropa yang melibatkan 20 tim di babak penyisihan group. Bahkan kabarnya juga FIFA akan menambah kuota babak penyisihan group menjadi 36 peserta.

Dari segi teknologi juga terdapat perkembangan, kehadiran Goal Line teknologi sampai VAR yang sempat menuai kontroversi namun sekarang sudah dapat diterima banyak pihak. Tapi ADP sendiri tidak memandang itu sebagai perubahan yang menarik. Dalam padangannya selama sepekan, pertandingan sepakbola terlalu jarang. Karenanya, dia berharap FIFA memangkas menit bermain dalam satu pertandingan menjadi 30 menit saja,, sehingga memungkinkan banyaknya laga dalam sepekan.

“Kita menghancurkan sepakbola, Kita harus melihat ke masa depan, karena anak-anak muda semuanya memainkan video game. Kita sedang tenggelam sekarang!”

“Anda akan melihat bahwa dalam delapan tahun, anak-anak yang baru lahir tidak akan peduli dengan sepakbola. Sepakbola adalah industri penting. Tanpa rem yang dipasang oleh FIFA dan UEFA, yang kembali ke jaman dahulu, itu akan memiliki nilai lebih. Ini salah kami, kami adalah idiot-idiot tua. Ada sejumlah pertandingan yang membosankan! Pertandingan sepakbola terlalu lama – Anda tertidur.”

“Anda harus memainkan dua babak selama 30 menit dengan istirahat dua atau tiga menit di tengah masing-masing babak. Jika tidak, untuk apa gunanya pelatih itu?” kata De Laurentiis kepada Le Parisien.

Tags:

Related Articles