Marouane Fellaini Merasa Dirinya Dibenci FA

Jelang pertandingan lanjutan Liga Primer Inggris melawan Southampton, gelandang Manchester United, Marouane Fellaini mengingat betapa kerasnya tekel yang dia dapatkan dari salah seorang pemain The Saints, Shane Long. Tapi uniknya, FA sama sekali tak memberinya sanksi berat.

Marouane Fellaini Merasa Dirinya Dibenci FA

Marouane Fellaini, 31 tahun, belakangan ini jadi perbincangan media-media Inggris. Dia dipercaya akan meninggalkan Old Trafford, entah pada bursa transfer musim dingin Januari mendatang atau di akhir musim nanti. Gelandang Internasional Belgia tersebut diyakini tak akan memperpanjang kontraknya di manchester United yang akan berakhir pada musim panas mendatang.

Tapi, terlepas dari isu transfer yang melibatkan dirinya, pemain Timnas Belgia tersebut bicara mengenai keluhannya terhadap federasi sepakbola Inggris, FA. Menurutnya, FA memang sangat membenci dirinya, hal tersebut terlihat dari beberapa kesempatan, dan dia merasakannya sendiri.

Termasuk dalam pertemuan melawan Everton pada paruh pertama musim ini. SAat itu, Fellaini mendapatkan tekel brutal dari Shane Long, dan sang pemain Belgia harus menepi selama dua pekan karenanya. Tapi, Shane Long justru tidak mendapatkan sanksi apapun selain kartu kuning langsung dalam pertandingan tersebut.

“Tekel Itu bisa saja lebih buruk. Itu adalah sebuah upaya serangan dari Shane Long. Anda sudah lihat bukan? Anda bisa lihat seberapa beruntungnya saya? Long bisa saja mematahkan kaki saya! Andai saja saya tak mengenakan pelapis, engkel saya sudah pasti akan patah dan saya bakal absen enam bulan! Saya akhirnya absen di Liga Europa melawan CSKA Moskwa”

“Jika saya melakukan hal yang sama, saya mungkin akan dihukum tiga pertandingan. Mungkin lima. Saya pernah disebut sebagai orang bodoh, sering memfitnah, dan juga sebagai pembunuh. Namun sebenarnya saya orang yang baik,” tutur Fellaini, seperti dikutip Daily Star.

Well, Manchester Unitd akan berhadapan dengan Southampton dalam lanjutan premier League akhir pekan ini.