Korban Aksi Rasis Fans Chelsea Akhirnya Angkat Bicara

Category: Berita Bola 56

Insiden perlakuan Rasisme sekelompok fans Chelsea kepada seorang Pria Kulit hitam di Stasiun Kereta Bawah Tanah, Paris Prancis menjadi topik terhangat di media-media eropa saat ini. Wajar saja, perilaku seperti itu sangat tidak diperbolehkan, bukan hanya dalam lingkup sepakbola saja, akan tetapi seluruh bidang di dunia.
suporter chelsea
Seperti yang kita tahu, selepas laga antara Paris Saint-germain melawan Chelsea tengah pekan kemarin yang berakhir imbang 1-1, beredar sebuah video rekaman ulang aksi rasisme sekelompok fans The Blues. Ketika itu ada seorang pria berkulit hitam tengah berusaha untuk memasuki kereta, tapi para fans Chelsea justru selalu menghadang nya dan mendorongnya keluar sembari mengatakan ejekan rasisme. Tak sampai disitu, mereka juga bernyanyi dengan lirik yang berbunyi “Kami rasis, kami rasis, dan kami bangga menjadi rasis”.

Mungkin siapa saja pelakunya sampai sekarang masih belum terungkap, pihak Chelsea masih terus melakukan identifikasi untuk kemudian menghukum berat para fans yang terlibat. Tapi, korbannya sendiri diketahui bernama Souleymane S, dia ikut angkat bicara dalam sebuah kesempatan wawancara bersama Les Parisien. Souleymane sedikit bercerita tentang insiden yang menimpa dirinya itu dan berharap para pelaku dihukum penjara akibat ulah mereka.

“Saya ingin masuk ke dalam kereta ketika itu, tapi sekelompok fans dari Inggris menghalangi saya kemudian mendorong saya keluar”

“Mereka meneriakkan sesuatu berbahasa Inggris, dan saya tak terlau paham artinya. Akan tetapi saya tahu ada diantara mereka yang mengejek saya karena warna kulitsaya, mereka harus ditemukan kemudian dihukum penjara, apa yang sudah terjadi ketika itu tidak boleh dibiarkan begitu saja” Ujar Souleymane.

Related Articles