Istanbul 2005, Ketika Steven Gerrard Menjadi Pembeda

Category: Berita Bola 56

Mantan kapten AC Milan, Paulo Maldini mengenang bagaimana hebatnya seorang Steven Gerrard dalam memotivasi rekan-rekannya pada laga final Liga Champions 2005 di Istanbul, Turki.

Istanbul 2005, Momen Terbaik Steven Gerrard di Liverpool | Berita Bola terupdate

Salah satu momen yang mungkin paling dramatis, bak sinetron dan drama layar lebar dalam dunia sepakbola adalah laga final Liga Champions Eropa musim 2004/05 silam yang mempertemukan AC Milan dan Liverpool. Bertemu di Ataturk Olympic Stadium, Istanbul, Turki pada 25 Mei 2005 silam. Bagaimana tidak? AC Milan sangat mendominasi pertandingan tersebut, dan sudah unggul 3-0 di babak pertama, gelar juara sudah diambang wajah mereka.

Tapi pertandingan belum habis, Gerrard membuktikan dirinya sebagai pembeda, dan membuktikan fakta bahwa tidak ada hal yang tak mungkin. Sang kapten mencetak gol balasan di menit ke-54 yang membawa Liverpool memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1. Setelah gol itu, Gerrard kemudian membangkitkan semangat para pemain The Reds yang ketika itu masih dihuni Xabi Alonso, alhasil Liverpool mampu imbangi AC Milan berkat dua gol tambahan yang dicetak Vladimir Smicer dan Xabi Alonso.

Milan tetap mendominasi, bahkan sampai Ekstra time 2×15 menit, tapi Liverpool bertarung sampai titik darah penghabisan. Benar saja, di babak adu penalti mereka mampu menang dengan kedudukan akhir 3-2, sungguh pertandingan yang dramatis bagi Gerrard dan rekan-rekannya, penuh perjuangan.

“Saya masih ingat pertandingan tersebut dengan sangat jelas, Stevie adalah sosok yang tak kenal lelah untuk membantu rekan-rekannya, bahkan di lini pertahanan. Itu adalah pertandingan yang spesial, dan kami mendominasi mereka selama 110-120 menit. Gerrard jadi pembeda dengan inspirasi yang dia berikan kepada rekan-rekannya”

“Yang paling saya kagumi dari Stevie adalah dia tidak banyak berbicara di atas lapangan, walaupun demikian, dia punya kemampuan untuk bangkitkan semangat para koleganya dengan hanya menggunakan beberapa patah kata”

“Dia seperti Franco Baresi, pemain-pemain seperti mereka memiliki sifat yang sedikit bicara tapi banyak bekerja” Kenang Paulo Maldini, Kapten AC Milan dalam laga tersebut.

Gerrard yang berhasil menjadi pemain terbaik dalam turnamen itu kini sudah tak lagi berseragam Liverpool, kapten panutan, kapten yang loyal dan kapten terbaik dalam sejarah Liverpool sudah tak ada lagi dalam skuat mulai musim depan.

Related Articles