Inilah Asal-Usul Kartu Kuning Dan Kartu Merah di Sepakbola

Category: Berita Bola 89

Kartu Kuning dan Kartu Merah hanyalah bagian kecil dari olahraga sepakbola, tapi jangan salah, dengan adanya kedua kartu tersebut wasit bisa mengeluarkan keputusan tanpa harus mengerti atau mempelajari dahulu bahasa dari para pemain dalam pertandingan yang dia pimpin. Dengan kata lain, Kartu Merah dan Kartu kuning menjadi bahasa universal bagi para wasit dalam memberikan hukuman kepada pemain di atas lapangan jika melakukan pelanggaran mulai dari yang ringan sampai keras. Nah, pertanyaan nya sekarang adalah bagaimana asal-usul kartu kuning dan merah dalam dunia sepakbola?

Asal-Usul Kartu Kuning dan Kartu Merah di Sepakbola | Berita Bola Terupdate

Sebenarnya ide tersebut muncul pada perempat Final Piala Dunia tahun 1966 silam antara Inggris melawan Argentina, dengan Rudolf Kreitlein yang berlaku sebagai wasit dalam pertandingan.

Awalnya, Wasit asal Jerman itu ingin menghukum Antonio Rattin yang melakukan pelanggaran keras untuk keluar dari lapangan, tapi karena tak mengerti bahasa dari wasit, akhirnya rattin terus melanjutkan pertandingan. Nah, untuk menjelaskan kepada Rattin, wasit lain asal Inggris, Ken Aston yang hadir dalam laga itu masuk ke dalam lapangan kemudian menerangkan maksud dari Rudolf Kreitlein.

Sejak saat itulah ide Ken Aston muncul, dia merasa wasit perlu sebuah bahasa Universal yang dimengerti semua pemain saat mengambil keputusan vital seperti ini. Pertama dia bingung, apa yang harus digunakan sebagai bahasa Universal tersebut, sampai akhirnya dia sedang berhenti pada sebuah perempatan. Dia melihat Traffic Light, atau lampu merah, dan menemukan ide untuk menggunakan Kartu Merah dan Kartu kuning sebagai bahasa Universal itu.

Kartu Kuning dengan arti peringatan, dan kartu merah artinya mengusir pemain tersebut secara langsung.

Ide ini Disetujui FIFA, dan pertama kali digunakan pada Piala Dunia 1970. Sayangnya dalam turnamen tahun itu tak ada kartu merah yang dikeluarkan wasit.

Related Articles