Guardiola Rindukan Atmosfer di Spanyol dan Jerman

Category: Berita Bola 6

Manajer asal Catalan itu seperti ‘memancing’ amarah dari para fans Manchester City dengan menganggap bahwa suporter di Premier League tidak bisa memberikan tekanan yang besar kepada tim asuhannya, bahkan tekanan yang mereka berikan lebih minim ketimbang Suporter di La Liga Spanyol atau Bundesliga Jerman.

Guardiola Rindukan Atmosfer di Spanyol dan Jerman

Pelatih Manchester City,Pep Guardiola, belum lama ini mengaku merindukan atmosfer sepakbola di Spanyol dan Di Jerman. Seperti diketahui, juru taktik asal Catalan tersebut memang sempat menukangi Barcelona di La Liga, dan menangani Bayern Munchen di Bundesliga Jerman.

Bersama dengan Barcelona dan Bayern Munchen, Pep terbilang cukup sukses dengan memenangkan sejumlah trofi bergengsi. Namun di musim pertamanya bersama manchester city, hasilnya kurang memuaskan. Hanya saja, bukan itu yang jadi sorotan Guardiola, melainkan tekanan yang diberikan para Suporter ketika timnya menelan kekalahan atau tersingkir dari ajang Liga champions Eropa.

“Terkadang, saat anda sadar bahwa anda tidak lagi boleh menelan kekalahan, ketika ada tekanan yang datang, tekanan yang nyata karena Anda akan mendapatkan kritik yang sangat besar, para pemain kami bisa melakukan langkah maju dan meraih kemenangan,”

“Lantas, apakah mereka harus percaya kepada diri sendiri untuk tidak boleh kalah? Jika Anda ingin menjadi klub yang lebih kuat, Anda tidak boleh kehilangan poin di kandang, karena kami memiliki kualitas yang lebih tinggi, maka kami tidak boleh kalah dan kehilangan poin. Sebenarnya, perbedaan nyata adalah mentalitas, bukan Kualitas, dan hal tersebut selalu demikian.”

“saya merasa merindukan atmosfer di Spanyol atau di Jerman, disana, tekanan akan sangat anda rasakan ketika tim anda kalah atau tersingkir dari Liga Champions, sedangkan disini saya rasa tetap tenang.”

“Sebagai contoh, kami tersingkir dari Liga Champions di Monaco, kami bermain di tiga laga berat menghadapi Liverpool, Arsenal, dan Chelsea, dan tidak memenangkan satu laga pun tapi di laga kontra Hull City, para fans kami tetap berteriak dan memberikan dukungannya kepada kami, di Italia dan Spanyol itu tidak terjadi.” Demikian ujar Guardiola kepada reporter.

Related Articles