Flashback Piala Euro 2012, Akhir Yang Pahit Bagi Andriy Shevchenko

Category: Berita Bola 4

Andriy ShevchenkoAndriy Shevchenko, nama yang sudah tidak asing lagi di telinga kita, karena meski sudah tidak aktif bermain lagi, eks pemain Timnas Ukraina itu merupakan salah satu penyerang terbaik dalam sejarah Sepakbola, terutama bagi AC Milan. Namun, meski dikenal demikian, tak serta merta mantan pemain Chelsea itu menjalani karir yang mulus sepanjang perjalanannya di dunia sepakbola, ada sejumlah kisah pahit yang dialami Sheva, termasuk diantaranya pentas Internasional terakhir bersama dengan Tim Nasional Ukraina di Piala Euro 2012 silam.

Bicara tentang perjalanan karir Sheva bersama dengan Tim nasional Ukraina, sebenarnya sudah didominasi oleh ketidak beruntungan sejak awal debutnya di tahun 1996 silam. Memang, pada awalnya berjalan dengan manis, dia berhasil mencetak gol perdana di tahun 1996 dalam laga ujicoba melawan Turki, dimana gol tersebut menjadikannya sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Timnas Ukraina sampai saat ini. Tapi, selanjutnya, karirnya bersama dengan Timnas Ukraina tidak berjalan mulus, dia gagal mengantarkan Ukraina lolos ke Piala Dunia 1998 seiring kekalahan dari Kroasia ada babak Play Off. Hal serupa juga terjadi di ajang Piala Euro 2000, Ukraina kembali gagal melangkah ke babak putaran final turnamen tersebut.

Di level klub, sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, Sheva adalah yang terbaik dalam sejarah AC Milan, penyerang yang menghadirkan Trofi Liga Champions dan sejumlah scudetto bagi Rossoneri di masa kejayaannya. Pada tahun 2006, Sheva akhirnya berhasil antarkan Ukraina ke ajang Piala Dunia Jerman saat itu. Turnamen Internasional pertama bagi Ukraina.

Kesuksesan kembali terulang saat dia berhasil antarkan Ukraina lolos ke Piala Euro 2012. Sempat ada kegemilangan, kala dua gol yang dilesatkannya ke gawang Swedia membuahkan tiga poin, tapi sayang sekali, itu adalah satu-satunya kemenangan ukraina di Fase Group, di laga sisa, mereka telan kekalahan dan akhirnya tersingkir. Tak ayal, Piala euro 2012 menjadi akhir yang pahit bagi Sheva yang kemudian memilih pensiun dan beralih profesi ke dunia politik.

Related Articles