Flashback Euro 1988, Debut Pahit Bagi ‘King’ Eric Cantona

Category: Berita Bola 13

Eric CantonaBicara Soal turnamen Piala Eropa atau Euro yang akan berlangsung sebentar lagi, Tim Tuan Rumah Prancis, memiliki segudang pengalaman di ajang tersebut dalam sejarah mereka, tidak terkecuali yang pernah menimpa salah satu legenda Les Bleus, King ‘eric’ Cantona.

Siapa yang tidak kenal dengan Cantona, dia adalah salah satu legenda Prancis dan Manchester United utamanya. Pada periode membela Setan merah di tahun 1992 sampai 1997, Cantona dikenala sebagai sosok yang sangat brilian, kemampuannya sebagai striker berada di atas level pemain lain secara keseluruhan. Itu terlihat dari apa yang sudah dia persembahkan selama lima tahun membela Manchester United, empat gelar Liga Primer Inggris, dua gelar juara Piala FA dan 3 gelar juara Community Shield. Apa yang telah dipersembahkan Cantona menghadirkan julukan tersendiri dari kalangan para fans, dimana, orang-orang menyebutnya sebagai King ‘Eric’ Cantona, karena selain mahir dalam mencetak gol, sang legenda juga kerap berlagak ‘dingin’ saat berselebrasi, layaknya seorang raja.

Flashback di tahun 1988, jauh sebelum Cantona naik daun bersama Manchester United, dia sempat mendapat kesempatan debut bersama tim Nasional Prancis di Ajang Piala Euro. Sayang sekali, performa Cantona yang ketika itu masih sangat muda ditandai oleh kenangan yang amat buruk, dia gagal menghindarkan Prancis dari jurang eliminasi, dan pada akhirnya dicoret dari Skuat Les Bleus dalam persiapan Piala Dunia 1990 oleh pelatih Henri Michel saat itu.

Cantona tidak tinggal diam, dia merasa tidak terima dengan keputusan sang manajer kemudian melabeli Henri Michel sebagai ‘Sebuah Tas Penuh Kotoran’. Akibat perkataannya itu, Cantona kemudian dibekukan Timnas Prancis selama delapan bulan, tapi dia kemudian dipanggil kembali menyusul pemecatan Henri Michel yang gagal membawa Prancis lolos ke Piala Dunia 1990.

Related Articles