4 Final Liga Champions Eropa Terbaik Sepanjang Sejarah

Category: Berita Bola 65

Final Liga Champions Eropa musim 2014/15 yang mempertemukan Juventus dan Barcelon akan bergulir dalam waktu dekat, tepatnya pada tanggal 7 Juni 2015 di Berlin, Jerman. Jelang berlangsungnya partai puncak turnamen tahunan itu, ada sejumlah sejarah tentang Final Liga Champions Eropa yang mungkin akan terus terkenang selamanya karena dianggap sebagai Final Liga Champions terbaik sepanjang masa.

4 Final Liga Champions Eropa Terbaik Sepanjang Sejarah | Berita Bola Terupdate

1. Liverpool 3-3 AC Milan

Tidak ada yang tak mungkin, itulah kiasan yang tepat untuk menggambarkan perjuangan Liverpool jadi Juara Liga Champions di Tahun 2005 silam. Kalah 0-3 dari Milan pada babak pertama, di babak kedua The Reds mampu mencetak tiga gol dalam waktu tak lebih dari 15 menit. Di babak perpanjangan waktu, skor imbang tak berubah, sampai akhirnya terjadilah adu penalti yang kemudian dimenangkan Liverpool berkat kegigihan Jerzy Dudek. Partai final yang dramatis ini sampai direka ulang menjadi sebuah film.

2. Real Madrid 7-3 Eintracht Frankfurt

Trio BBC Saat ini kalah produktif dengan Trio Puskas, Di Stefano dan Gento milik Madrid di tahun 1960, bagaimana tidak? Dalam laga final Liga Champions Eropa melawan Eintracht Frankfurt mereka mampu cetak 7 gol, tiga diantaranya dicetak Di stefano, sedangkan empat gol dicetak Perenc Puskas. Kedudukan akhir 7-3 ini tak pernah lagi di temui sampai sekarang.

3. Benfica 5-3 Real Madrid

Los Blancos sudah diambang trofi juara ketika Puskas berhasil mencetak hattrick di babak pertama, dan unggul 2-3. Tapi pasca jeda, Benfica menunjukkan magisnya lewat Eusebio dengan aksi brilian membawa Benfica unggul 5-3 dan keluar sebagai juara.

4. AC Milan 4-0 Barcelona

Ketika barcelona diasuh oleh Johan Cruyff, mereka adalah tim impian semua pelatih dengan mengusung gaya bermain indah. Tapi siapa sangka, di Final UCL tahun 1994 silam, Los Cules justru kalah telak 4-0 dari AC Milan yang ketika itu bermain tanpa sejumlah penggawa inti karena cedera dan akumulasi kartu seperti Baresi, Costacurta, Van Basten dan Lentini.

Related Articles